Dewasa ini,
hampir semua lapisan masyarakat sudah memiliki computer. Tetapi tidak semua pemilik komputer itu
mengerti barang yang
dimilikinya atau ada yang mengerti namun malas memperbaikinya sendiri. Sehingga mau tidak mau, jika ada komponen yang rusak harus memboyongnya ke teknisi
yang berpengalaman. Masalahnya, tidak semua teknisi mampu
berlaku jujur. Kadang tuntutan target pergantian spare part menjadi pemicu teknisi
komputer berbuat curang.
Untuk menanggulangi masalah tersebut inilah beberapa tips yang mungkin bermanfaat.
1. Jangan berkata “ini yang rusak!”
Jika ketika Anda dari rumah sudah yakin kalau power supply-nya rusak,
kemudian di tempat servis anda bilang “mas ini power supply-nya rusak!” ,
jangan berbuat demikian! Karena jika demikian kejadiannya
si teknisi akan langsung mengganti spare part yang anda bilang tadi. Lho? terus masalahnya kenapa? Jika
setelah sapre part diganti, komputer tidak kunjung nyala maka teknisi akan
memeriksa kembali apa yang salah, merembetlah kepada spare
part yang diganti. Efeknya, seharusnya power
supply masih bekerja dengan baik karena terlanjur diganti ya mau tidak mau
harus dibeli.
Cara yang benar adalah bawa saja komputer ke tempat servis
kemudian ceritakan keluhan Anda, biarkan teknisi memeriksa
komputer, tetapi tetap perhatikan walaupun anda tidak mengerti sehingga tidak
ada celah untuk teknisi berbuat curang.
2. Jika ada spare part yang diganti, minta bekas
yang diganti.
Misalkan memory/RAM anda rusak
sehingga harus diganti. Mintalah
RAM anda yang rusak! Hal ini untuk mencegah terjadinya
kecurangan spare part fiktif, bilangnya diganti padahal tidak. Bukannya kita berperasangka buruk
hanya saja untuk mencegah teknisi berbuat curang, karena spare part komputer
yang sudah rusak masih laku untuk dijual.
3. Berlagaklah sedikit
mengerti tetapi jangan sok tahu.
Untuk menghadapi teknisi kita harus terlihat mengerti atau
paham dengan komputer, hal ini dapat membuat teknisi berpikir dua kali untuk
mencurangi. Tetapi jangan terlihat terlalu arogan dan sok tahu, teknisi
tidak akan berpikir dua kali untuk mencurangi anda jika anda terlalu sok tahu
dan menggurui.
4. Perhatikan ke-original-an windows
Jika system anda sudah terlalu
banyak virus dan diharuskan meng-instal ulang komputer anda, perhatikan
ke-original-an-nya, banyak sekali teknisi yang tidak memperdulikan orginalitas
windows, mereka langsung menginstal ulang komputer dengan windows bajakan tanpa
melihat stiker original pada laptop seperti gambar ini
![]() |
| Tanda Windows XP Original |
Jika tidak ada stiker ini
kemungkinan windows anda bajakan, saya sarankan untuk membeli lisensi asli dari
microsoft.
jika stiker tersebut tertempel pada
laptop/komputer anda berarti windows anda sudah original, mintalah pada teknisi
untuk menginstal windows dengan serial number yang tertera pada stiker agar
originalitas windows anda tidak hilang, tidak perlu cd windows aslinya,
menggunakan cd apapun asal versi windows sama dengan stiker, yang terpenting
serial number harus sama dengan stiker.
5. Jangan asal terima beres
Karena anda terlalu percaya pada
teknisi dan menyerahkan seluruhnya pada teknisi. Tipe
seperti ini paling mudah untuk di curangi. Kalau anda malas mengurusi hal
seperti ini maka pada saat menyerahkan komputer cobalah sedikit cerewet dan
juga ketika mengambilnya cerewet saja tidak apa-apa, hal ini akan membuat
teknisi tidak ingin mencurangi anda. Kalau anda punya banyak waktu cobalah
tips 1-4.
Intinya hati-hati dalam memilih
teknisi kepercayaan, walaupun sudah langganan tetaplah waspada untuk mengurangi
kemungkinan anda dicurangin.
wasalam, semoga bermanfaat.

















